Aneh, Seseorang Dilarang Mengunjungi Semua Perpustakaan di Seluruh Dunia, Apa Penyebabnya?

Seseorang Dilarang Mengunjungi Semua Perpustakaan di Seluruh Dunia, Apa Penyebabnya?

Mafia39 News — Tyler Carter, pria yang dilarang masuk ke semua perpustakaan di seluruh dunia.
Tyler Carter, pria yang dilarang masuk ke semua perpustakaan di seluruh dunia. © Twitter

KOMPAS.com — Perpustakaan merupakan salah satu tempat di mana manusia bisa memperoleh pengetahuan dari berbagai buku yang ada, menjadi jendela dunia bagi pengetahuan.

Selain untuk meningkatkan wawasan, mengunjungi perpustakaan juga bisa menjadi ajang untuk bersosialisasi dan rekreasi bagi banyak orang.

Namun sayangnya, seorang pria asal Racine, negara bagian Wisconsin, Amerika Serikat (AS), tidak lagi bisa merasakan manfaat perpustakaan ini.

Kisahnya menjadi perbincangan di media sosial setelah diunggah oleh akun Twitter ini pada Selasa (8/8/2023) malam.

Tulisan dalam unggahan tersebut menyatakan, “Pria Wisconsin dilarang masuk ke semua perpustakaan di seluruh dunia.”

Larangan ini menimbulkan banyak tanya, terutama terkait alasan mengapa pria tersebut dilarang memasuki perpustakaan-perpustakaan di seluruh dunia.

Hingga Rabu (9/8/2023) pagi, unggahan ini sudah mendapatkan lebih dari 1,2 juta tampilan, 54.200 suka, dan 2.300 kali dibagikan oleh para pengguna Twitter.

Lalu, bagaimana kisahnya?

Baca juga: Kisah Thor Pedersen, Mengunjungi 203 Negara Tanpa Terbang dengan Kapal, Bus, Kereta, dan Becak

Alasan di Balik Larangan Masuk ke Semua Perpustakaan di Seluruh Dunia
Larangan ini diberlakukan terhadap Tyler Carter pada tahun 2013 yang lalu.

Seperti yang dilaporkan oleh Independent (15/3/2013), pria yang saat itu baru berusia 20 tahun ini menjadi orang pertama yang mendapatkan “kehormatan” untuk dilarang masuk ke semua perpustakaan di seluruh dunia.

Ia dituduh melakukan perilaku cabul dan tidak tertib, yaitu melakukan tindakan seksual secara terang-terangan di Perpustakaan Umum Racine.

Saksi mata yang merupakan seorang karyawan perpustakaan melaporkan kepada penyelidik bahwa Carter berdiri di lantai dua, melakukan tindakan tersebut di tempat yang terbuka, dan tidak berusaha untuk menyembunyikannya.

Aksi tersebut, sebagaimana dilaporkan oleh Bloomberg (21/3/2013), berupa masturbasi yang dilakukan pada hari Rabu (13/3/2013) sekitar pukul 10.36 waktu setempat.

Pegawai perpustakaan segera memanggil polisi setelah mengetahui kejadian tersebut. Namun, saat seorang petugas mendekat, Carter terlihat duduk di meja sambil membaca buku.

Dalam catatan pengadilan, Carter awalnya membantah mengetahui alasan panggilan polisi saat kejadian tersebut.

Namun setelah petugas menjelaskan situasinya, dia meminta maaf dan mengakui bahwa hari itu adalah kali pertama ia melakukan perilaku tidak senonoh di depan umum.

Tanda Tangani Surat Menjauh dari Perpustakaan
Tyler Carter tinggal di Homeless Assistance Leadership Organization of Racine, sebuah organisasi bantuan tunawisma di Racine yang kini telah ditutup permanen.

Setelah ditangkap, dia dibawa ke Penjara Kabupaten Racine dengan jaminan sebesar 1.000 dolar AS atau setara dengan Rp 15,2 juta (dengan kurs 15.204 per dolar AS).

Saat itu, Carter menghadapi ancaman denda 11.000 dolar AS atau sekitar Rp 167 juta, serta hukuman penjara selama satu tahun.

Namun dia akhirnya dibebaskan dari penjara setelah menandatangani surat pernyataan persetujuan untuk menjauh dari semua perpustakaan di seluruh dunia.

Kunjungi Web Novel Mafia39 Kami Bab 1000–10,0000 di Mafia39.Top dan Bab 1–1000 di mafia39-novel.blogspot.com untuk versi lengkapnya kamu bisa cek di mafia39 linktree

--

--

Mafia39 - Novel Dewa Perang dan Berita Unik

Cerita Novel dan aneka berita unik Mafia39, menarik inspiratif edukatif yudikatif dan legislatif